Banyak perusahaan menghadapi tantangan besar dalam menerapkan program penguncian/penandaan yang efektif dan sesuai—terutama yang berkaitan dengan penguncian.
OSHA memiliki peraturan khusus untuk melindungi karyawan dari penyalaan atau pengoperasian mesin dan peralatan secara tidak sengaja.
Standar 1910.147 OSHA menguraikan pedoman untuk pengendalian energi berbahaya yang biasa disebut sebagai "standar penguncian/penandaan," yang mengharuskan pemberi kerja untuk "membuat rencana dan menggunakan prosedur untuk mengamankan peralatan penguncian/penandaan yang sesuai untuk mencegah cedera karyawan." Rencana tersebut tidak hanya wajib untuk kepatuhan OSHA, tetapi juga wajib untuk perlindungan dan kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.
Penting untuk memahami standar penguncian/penandaan OSHA, terutama karena standar ini secara konsisten masuk dalam daftar sepuluh pelanggaran teratas tahunan OSHA. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh OSHA2 tahun lalu, standar penguncian/penandaan tercantum sebagai pelanggaran yang paling sering dikutip keempat pada tahun 2019, dengan total 2.975 pelanggaran yang dilaporkan.
Pelanggaran tidak hanya mengakibatkan denda yang dapat memengaruhi profitabilitas perusahaan, tetapi OSHA memperkirakan3 bahwa kepatuhan yang benar terhadap standar penguncian/penandaan dapat mencegah lebih dari 120 kematian dan lebih dari 50.000 cedera setiap tahunnya.
Meskipun mengembangkan rencana penguncian/penandaan yang efektif dan sesuai standar sangat penting, banyak perusahaan menghadapi tantangan besar dalam mencapai tujuan ini, terutama yang berkaitan dengan penguncian.
Menurut penelitian berdasarkan pengalaman lapangan dan percakapan langsung dengan ribuan pelanggan di Amerika Serikat, kurang dari 10% perusahaan memiliki rencana penghentian operasional yang efektif yang memenuhi semua atau sebagian besar persyaratan kepatuhan. Sekitar 60% perusahaan AS telah menyelesaikan elemen utama standar penguncian (lock-in standard), tetapi dengan cara yang terbatas. Yang mengkhawatirkan, sekitar 30% perusahaan saat ini tidak menerapkan rencana penghentian operasional utama.

Waktu posting: 14 Agustus 2021
