Safeopedia Menjelaskan Prosedur Penguncian dan Penandaan (Lockout Tagout/LOTO)
Prosedur LOTO (Lockout/Tagout) harus diterapkan di tingkat tempat kerja – artinya, semua karyawan harus dilatih untuk menggunakan serangkaian prosedur LOTO yang sama persis. Prosedur ini biasanya mencakup penggunaan gembok dan label; namun, jika tidak memungkinkan untuk memasang gembok pada suatu sistem, maka label dapat digunakan secara eksklusif.
Tujuan dari kunci adalah untuk mencegah pekerja mengaktifkan peralatan sepenuhnya, dan berpotensi mencegah mereka mengakses bagian-bagian tertentu dari peralatan tersebut. Sementara itu, label digunakan sebagai bentuk komunikasi bahaya dengan memperingatkan agar tidak mengaktifkan atau menggunakan peralatan tertentu.
Pentingnya Prosedur Penguncian/Penandaan (Lockout/Tagout)
Penggunaanpenguncian/penandaanProsedur LOTO dianggap sebagai aspek penting dari keselamatan kerja di lingkungan kerja mana pun di mana pekerja bersentuhan langsung dengan mesin atau peralatan kerja. Kecelakaan yang dapat dicegah dengan prosedur LOTO meliputi:
Kecelakaan listrik
Penumpasan
Luka robek
Kebakaran dan ledakan
Paparan bahan kimia
Standar Penguncian/Penandaan
Karena pentingnya aspek keselamatan, penggunaan prosedur LOTO diwajibkan secara hukum di setiap yurisdiksi yang memiliki program kesehatan dan keselamatan kerja yang canggih.
Di Amerika Serikat, standar industri umum untuk penggunaan prosedur LOTO adalah 29 CFR 1910.147 – Pengendalian Energi Berbahaya (penguncian/penandaanNamun, OSHA juga memiliki standar LOTO lainnya untuk situasi yang tidak tercakup dalam 1910.147.
Selain secara hukum mewajibkan penggunaan prosedur LOTO, OSHA juga sangat menekankan penegakan prosedur tersebut. Pada tahun fiskal 2019–2020, denda terkait LOTO merupakan denda keenam yang paling sering dikeluarkan oleh OSHA, dan keberadaannya dalam 10 pelanggaran keselamatan yang paling sering dikutip oleh OSHA merupakan kejadian tahunan.

Waktu posting: 25 Oktober 2022
