Klip Sarung Tangan Plastik Portabel PGC01
a) Terbuat dari bahan POM yang dimodifikasi, memiliki elastisitas dan kekuatan yang tinggi.
b) Desain bergaris pada area pengepresan mencegah produk tergelincir.
c) Penjepit ini dilengkapi dengan gigi pengunci, sehingga lebih aman.
d) Dapat menyimpan perlengkapan pelindung dan peralatan kecil, seperti sarung tangan, helm pengaman, botol air, masker, dll.
| Nomor Bagian | Keterangan |
| PGC01 | 24,8 mm (Lebar) x 120 mm (Tinggi) x 10,5 mm (Kedalaman) |
| PGC02 | 34,2 mm (Lebar) x 139 mm (Tinggi) x 17 mm (Kedalaman) |
| PGC03 | 34,2 mm (Lebar) x 158 mm (Tinggi) x 17 mm (Kedalaman) |

Keselamatan produksi merupakan prioritas utama manajemen produksi perusahaan. Melakukan pekerjaan yang baik dalam keselamatan produksi tidak hanya dapat secara efektif menjamin keselamatan dan kesehatan karyawan, tetapi juga lebih baik melindungi kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan. Menurut statistik, saat ini, sekitar 10% kecelakaan keselamatan produksi di dunia disebabkan oleh sumber energi berbahaya yang belum dikendalikan secara efektif. Kecelakaan tidak hanya membahayakan keselamatan staf, tetapi juga mudah merusak mesin dan peralatan, sehingga mengganggu produksi pabrik dan memengaruhi keuntungan perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa energi berbahaya dapat dikendalikan secara efektif dan tingkat kecelakaan dapat dikurangi sebesar 30%~50% dengan menerapkan sistem Lockout Tagout secara ketat dalam pengoperasian produksi.
Penguncian dan PenandaanSistem Lockout Tagout (LOG) telah lama mendapat perhatian di luar negeri. Setiap negara telah merumuskan peraturan dan standar yang relevan. Sementara itu, peraturan-peraturan ini sangat dihargai oleh perusahaan dan karyawan, dan diterapkan secara ketat dalam produksi, sehingga tingkat kecelakaan dapat dikurangi secara efektif. Di Tiongkok, karena relatif kurangnya manajemen perusahaan dan kurangnya kesadaran keselamatan di kalangan staf, sistem LOG belum diterapkan dengan baik, sehingga tingkat kecelakaan produksi tetap tinggi.
Prinsip dasar penguncian dan penandaan (lockout tagout)
Lockout tagout adalah metode standar keselamatan dan kesehatan kerja untuk mencegah cedera pribadi dengan mengisolasi atau mengunci sumber energi berbahaya tertentu. Di antaranya, sumber energi berbahaya terutama mengacu pada jenis energi yang akan menyebabkan kerusakan atau kerugian jika tiba-tiba dibuka atau dilepaskan, termasuk energi listrik, energi mekanik, energi air, energi kimia, energi radiasi, energi panas, energi kinetik, energi penyimpanan, dan energi potensial, dll. Oleh karena itu, peralatan yang dibutuhkan, sistem mekanik, listrik, hidrolik atau pneumatik dalam pemasangan, pemeliharaan, pengoperasian, debugging, proses inspeksi, pembersihan dan pemeliharaan, staf harus secara ketat menerapkan prosedur Lockout tagout, mematuhi peralatan listrik, mesin yang tidak sengaja dinyalakan, untuk mencegah pelepasan energi berbahaya yang menyebabkan cedera dan kerugian harta benda.